Izz@tuN-NiS@

Puasa di Bulan Rajab

Posted by: Fatma on: 27 Juli 2007

shaum.jpgDi bulan Rajab ini banyak orang meningkatkan ibadah shaum sunnahnya. Alasannya diantaranya adalah sebagai sarana latihan agars terbiasa di saat bulan Ramadhan. Jangan sampai ketika Ramadhan kita tidak fit karena tubuh kita kaget dengan perubahan pola makan dan aktivitas lainnya.

Agar ibadah Shaum kita di bulan Rajab sesuai dengan yang di contohkan oleh Rasulullah, berikut perihal mengenai Shaum di bulan Rajab serta kedudukan hadits-haditsnya yang saya kutip dari Abi AbduLLAAH (al-ikhwan.net):

1. Shaum di bulan Rajab dibolehkan (ibahah) berdasarkan hadits shahih.

2. Tetapi tidak satupun dalil-dalil shahih yang menentukan tanggal-tanggal tertentu (seperti 1 Rajab, 17 Rajab, 27 Rajab, dsb), semua hadits berkenaan dengan tanggal-tanggal tersebut adalah dha’if atau maudhu’ sehingga tidak bisa dijadikan hujjah.

3. Sebagian shahabat & salafus-shalih memakruhkan mempuasai Rajab sebulan penuh.

Adapun hadits shahih tentang hal tersebut berikut penjelasannya adalah sbb:

Imam Muslim meriwayatkan dalam shahih-nya:

حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ نُمَيْرٍ ح و حَدَّثَنَا ابْنُ نُمَيْرٍ حَدَّثَنَا أَبِي حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ حَكِيمٍ الْأَنْصَارِيُّ قَالَ سَأَلْتُ سَعِيدَ بْنَ جُبَيْرٍ عَنْ صَوْمِ رَجَبٍ وَنَحْنُ يَوْمَئِذٍ فِي رَجَبٍ فَقَالَ سَمِعْتُ ابْنَ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا يَقُولُا

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَصُومُ حَتَّى نَقُولَ لَا يُفْطِرُ وَيُفْطِرُ حَتَّى نَقُولَ لَا يَصُومُ .

“Telah menceritakan pada kami Abubakar bin Abi Syaibah, telah menceritakan pada kami AbduLLAAH bin Numairih, telah menceritakan pada kami Ibnu Numair, telah menceritakan pada kami ayah kami, telah menceritakan pada kami Utsman bin Hakim Al-Anshari berkata: Aku bertanya pada Sa’id bin Jubair tentang puasa Rajab dan kami saat itu sedang berada di bulan Rajab, maka ia menjawab: Aku mendengar Ibnu Abbas -semoga ALLAAH meridhoi mereka berdua- berkata: Adalah Nabi -semoga shalawaat dan salaam senantiasa tercurah pada diri beliau- berpuasa (di bulan Rajab) sampai kami berkata nampaknya beliau akan mempuasai (bulan Rajab) seluruhnya, lalu beliau tidak berpuasa sampai kami berkata: Nampaknya beliau tidak akan mempuasai (bulan Rajab) seluruhnya.”

Kendatipun demikian ada pula hadits-hadits lain yang melarang berpuasa di bulan Rajab, jika mempuasai seluruhnya, Ibnu Umar termasuk yang mengharamkan berpuasa di bulan Rajab walaupun ia dibantah oleh Asma’ binti Abubakar. Dikabarkan bahwa Umar bin Khaththab juga tidak menyukai puasa di bulan Rajab (namun kedudukan haditsnya diperbincangkan, karena ada Rijal yang tidak dikenal).

Kesimpulannya adalah dibolehkan mempuasai bulan Rajab berdasarkan hadits shahih, sepanjang tidak menjadikannya sama dengan bulan Ramadhan (mempuasai sebulan penuh), namun tidak disebutkan dalil shahih tentang keutamaan bulan ini secara khusus dibanding bulan-bulan lainnya,juga tidak dibenarkan mengkhususkan waktu-waktu & tanggal-tanggal tertentu di bulan tersebut untuk berpuasa, shalat, dzikir, dsb. Demikianlah waLLAAHu a’lamu bish Shawaab…

2 Tanggapan ke "Puasa di Bulan Rajab"

assalamu alaikum
tinggalkan yang ragu-ragu kepada yang tidak ragu-ragu memang mengenai shaum di bulan rajab ini masih jadi pembicaraan di kalangan muslimin, alangkah bijaknya andai kita mengambil hikmah bahwa ramadahn sudah dekat dan persiapan mesti di laksanakan denga suka cita.
wallohu a’lam

kl emang itu baik knp g kita lakuin…

Tinggalkan Balasan

Kategori

Arsip

Keep Fighting & Do The Best For your Life

Blog Stats

  • 42,223 hits