Posted by: Fatma on: 12 Desember 2008
Tanggal 22 Desember 2009 nanti adalah hari Ibu, mumpung ingat, saya ucapin Selamat Hari Ibu untuk semua para ibu dan calon ibu, spesial buat ibuku tercinta. Semoga apa yang telah kau beri padaku akan dibalas oleh-Nya. I love and miss u so much. Kapan ya kita ketemu lagi….
bunda…
seandainya kau ada disini
takkan ada tetes bening mengalir dari kelopak mataku
tangan lembutmu pasti kan selalu ada tuk mengusapnyabunda…
seandainya kau ada disini
takkan ada gundah membayangi hariku
ketenangan kan tersalur lewat genggaman jemarimubunda…
seandainya kau ada disini
takkan ada kebekuan didalam hati
dekapan hangatmu kan selalu menemanibunda…
seandainya Dia mengijinkan aku meminta
kan kupinta kesempatan tuk dapat mencium takzim punggung tanganmu lagibunda…
seandainya aku dikembalikan ke alam tinggi dan boleh memilih siapa bundaku
takkan ragu kupilih rahimmu sebagai alam kecilkubunda…
seandainya Dia masih mengijinkan aku menghirup udara esok hari
kuingin tatap wajahmu di bayangan mentaribunda…
seandainya malam ini mataku tertutup dan tak pernah terbuka lagi
maafkanlah segala dosaku
maafkan atas airmata yang mengalir karena ketidakpatuhanku
maafkan atas gundah karena mengkhawatirkanku
maafkan atas kata2ku yang pernah menggores luka di laci hatimubunda…
kutemukan kedamaian samudera dimata teduhmu
kutemukan kekuatan karang di balik do’amu
kutemukan kesejukan mataair di lembut senyummu
kutemukan kehangatan mentari dikala dhuha di hangat dekapanmu
kutemukan keikhlasan mentari di lautan kasih sayangmubunda…
seandainya takdirNya tak lagi mempersuakan raga
biarlah jiwa dan do’a kita bersatu di atas sana
biarlah Dia mengikatnya dengan tali cinta dan menyulamnya menjadi sutra kasihbunda…
suatu saat nanti
bila syurgaku berpindah dari telapak kakimu
iringi aku selalu dengan do’a restumu
karena bagiku do’amu adalah hadiah terindah dalam hidupku(oleh Nur Akmaliyah, untuk milis kafemuslimah.com)
Asslmm. . . .
Salam hangat.
Subhanallah, bagi jiwa2 yang telah dirahmatiNya u hati yang gerak tubuhny adalah bakti pada Ibunya.
Aku menangis. . .
Ya. Menangis. Teringat bunda yang terlalu sering menangis karena tingkahku..
Sem0ga hari esok akan selalu lebih baik dari hari kemarin..
Wss
12 Desember 2008 pada 8:52 pm
Ass. Salam Ta’aruf
baca tulisan diatas, Duh jadi inget sama Ibu.. Ahhhhh, mudah-mudahan keluarga kita semua kelak dikumpulkan diyaumil akhir dalam keadaan bahagia, karena bisa jadi nanti seorang ibu dan anak bisa mejadi musuh (Naudzubillahimindzalik) sebagai mana sabda Rasulullah SAW, Ya. Sekarang yang menjadi pertanyaan (khusus buat saya sendiri) apa yang kita lakukan apabila ibu kita (keluarga) belum bisa memahami agama dengan benar atau mungkin kita (saya) kita sendiri yang belum benar dalam memahami agama yang haq ini.
Ya Allah kumpulkanlah Aku dan keluargaku disurgamu kelak.
Maaf yah jadi curhat ^_^
Wass