Izz@tuN-NiS@

Sukses adalah Akumulasi Kebiasaan

Posted on: 1 Agustus 2007

“We are what we repeatedly do. Excellence, then, is not an act but a habits.” ─Aristotle─

6282211458651202.jpgPengulangan adalah kekuatan yang dahsyat untuk mencapai kesuksesan dan keunggulan. Kita adalah apa yang kita lakukan berulang-ulang. Menurut filsuf Aristoteles, keunggulan adalah sebuah kebiasaan. Kebiasaan terbangun dari kedisiplinan diri yang secara konsisten dan terus menerus melakukan suatu tindakan yang membawa pada puncak prestasi seseorang. Kebiasaan kita akan menentukan masa depan kita. Untuk membangun kebiasaan tersebut, diperlukan disiplin diri yang kokoh. Sedangkan kedisiplinan adalah untuk mencapai impian dan hal-hal terbaik dalam kehidupan.

Banyak buku yang menulis tentang kiat-kiat memaksimalkan potensi (pengembangan diri). Itu semua tidak akan memberikan banyak manfat jika kita tidak melakukan dan melatihnya terus menerus sehingga menjadi sebuah kebiasaan dan keterampilan. Oleh karena kesuksesan sebagian besar amat ditentukan oleh seberapa sering kita melakukannya. Istilah yang sering dipakai adalah “jam terbang” . Semakin banyak jam terbang kita, semakin piawailah kita dalam bidang tersebut. Semakin besarlah peluang untuk meraih sukses dalam bidang yang kita tekuni tersebut, entah itu dalam bidang kesehatan fisik, kemampuan pribadi maupun dalam bidang-bidang yang berhubungan dengan karir dan prosfesi seseorang.

Sebagai contoh, seorang desainer grafis yang cukup handal tidak cukup hanya belajar dari buku atau mendengar nasihat dari orang lain (guru, teman, dll), tetapi untuk menghasilkan suatu karya desain yang menarik dan profesional, dia perlu berlatih-berlatih dan berlatih selama waktu yang cukup lama.

Menguasai “pengetahuan” tentang manajemen diri adalah satu hal, tetapi yang jauh lebih penting adalah menguasai dan trampil menggunakannya dalam setiap aspek kehidupan kita. Kuncinya hanya satu: berlatih – berlatih dan berlatih. Manjemen diri adalah sebuah keterampilan (skill) bukan sebuah pengetahuan atau teori semata.

Dalam hidup kita harus mau berubah karen kehidupan sifatnya dinamis. Tentunya perubahan itu menuju ke arah yang lebih baik (kebaikan). Jika kita tidak ingin berubah maka “mati saja”. Ingatlah bahwa kita juga ditentukan oleh akhir hidup kita, kita ingin ketika kita meninggal dalam keadaan baik (khusnul khotimah) dan kebaikan kita dikenang oleh orang lain. Oleh karena itu teruslah memperbaiki diri dengan memaksimalkan potensi yang Allah SWT berikan sebagai wujud syukur kita kepada-Nya. =) Dan pada akhirnya atas izin-Nya kita akan mencapai impian dan hal-hal terbaik dalam kehidupan kita di dunia maupun diakhirat nanti. Amin

(Taken from Maximize You Strength, Aribowo P. & Roy Sembel, Elex Media Komputindo dengan beberapa editing by Fatma)

1 Response to "Sukses adalah Akumulasi Kebiasaan"

yap, kebiasaan yang kontinyu dan berulang-ulang tentunya…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

RSS My New Blog – Fatmawiyah.web.id

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Arsip

Keep Fighting & Do The Best For your Life

Blog Stats

  • 75,365 hits
%d blogger menyukai ini: