Izz@tuN-NiS@

Ketika Cinta Bertasbih_Novel Pembangun Jiwa

Posted on: 3 Desember 2007

ketika_cinta.jpgSetelah beberapa pekan berkutik dengan buku-buku manajemen (urusan kantor) dan script-script php, javascript dan basis data yang cukup membuatku penat dan menyita waktuku, serta permasalah pribadi yang aku hadapi, akhirnya aku memutuskan untuk berhenti sejenak di akhir pekan ini (sabtu-ahad) untuk tidak berkutik dengan itu semua. Ya… walaupun sebenarnya urusan itu semua belum selesai dan menuntut untuk segera diselesaikan. Tapi aku ingin sedikit refreshing dengan membaca buku yang memberikan penyegaran baru bagi pikiran dan hatiku.

Aku putuskan membaca sebuah novel Islami yang ditulis oleh Habiburrahman El-Shirazy yang berjudul Ketika Cinta Bertasbih, yang aku beli dai salah satu toko buku dekat kampusku. Akhirnya buku itu habis juga kulahap dalam 2 hari ini tanpa meninggalkan amanah yang aku harus kerjakan di rumah tentunya. Karena kalo membaca buku terutama cerita fiksi biasanya orang larut dalam arus ceritanya dan sukar untuk lepas sampai ceritanya berakhir.

Salut dengan sang pengarang yang dapat menyuguhkan novel yang dapat membangun jiwa (dari bukunya juga dah mengklaim kalo ini adalah novel pembangun jiwa dan dibuktikan dengan cerita didalamnya). Seperti biasa lagi-lagi sang pengarang membawa tema utama tentang cinta namun dibalut dengan hikmat lain serta motivasi yang mencerahkan untuk berani hidup mandiri dan tidak menyerah, berani mengambil keptusan dengan segala resikonya, tentang semangat mencari ilmu di negeri Para Nabi (red.Mesir), ketulusan dan keikhlasan dalam persahabatan, makna prestasi yang sesungguhnya, dan masih makna lain yang tersirat maupun tersurat jika membacanya.

Buku ini tidak hanya menyuguhkan alur cerita yang menarik dengan beberapa pelakon didalamnya yang cukup menarik karakter-karakternya, tapi juga banyak ilmu yang disuguhkan disana secara tekstual. Salah satunya di ke-empat bab terakhir yang berjudul Resep Cinta Ibnu Athaillah. Beliau mengatakan bahwa:

“Tidak ada yang bisa mengusir syahwat atau kecintaan pada kesenangan duniawi selain rasa takut kepada Allah yang menggetarkan hati, atau rasa rindu kepada Allah yang membuat hati merana!”

Kemudian sang penulis menjabarkan lagi dengan sebuah percakapan seorang dengan sahabat yang meminta nasehat kepadanya tentang perasaan cinta yang hinggap di hatinya. Berikut ini adalah kutipan tulisannya:

“Jadi kecintaan kita pada lawan jenis yang belum terikat dalam ikatan suci pernikahan, itu adalah syahwat. Dan perasaan seperti itu tidak akan bisa dikeluarkan, kau usir dari hatimu kecuali juka kau memiliki dua hal. Pertama, rasa cinta kepada Allah yang luar biasa yang menggetarkan hatimu. Sehingga ketika yang ada dihatimu adalah Allah, yang lain dengan sendirinya menjadi kecil dan terusir. Kedua, rasa rindu kepada Allah yang dahsyat sampai hatimu merasa merana. Jika kau merasa merana karena rindu kepada Allah, kau tidak mungkin merana karena rindu pada yang lain. Jika kau sudah sibuk memikirkan Allah, kau tidak akan sibuk memikirkan yang lain. Karena hatimu miskin cinta dan rindu kepada Allah, jadinya kau dijajah oleh cinta dan rindu pada yang lain.”

“Mencintai makhluk itu sangat berpeluang menemukan kehilangan. Kebersamaan dengan makhluk juga berpeluang mengalami perpisahan. Hanya cinta kepada Allah yang tidak. Jika kau mencintai seseorang ada dua kemungkinan diterima atau ditolak. Jika ditolak pasti sakit rasanya. Namun jika kau mencintai Allah pasti diterima. Jika kau mencintai Allah, engkau tidak akan pernah merasakan kehilangan. Tak akan ada yang merebut Allah yang kau cintai itu dalam hatimu. Tak akan ada yang merampas Allah. Jika kau bermesaraan dengan Allah, hidup bersama Allah, kau takkan pernah berpisah dengannya. Allah akan setia menyertaimu. Allah tidak akan berpisah denganmu. Kecuali kau sendiri yang berpisah dengan-Nya. Cinta yang paling membahagiakan dan menyembuhkan adalah cinta kepada Allah ‘Azza wa jalla.”

Ya……….. semoga kita semua senantiasa menghadirkan Allah dalam hati dan pikiran kita sehingga tak ada sesuatu yang sebenarnya bukan atau belum berhak kita hadirkan dalam hati dan pikiran kita. Bagi yang sedang jatuh cinta atau bersimpati dengan makhluk-Nya semoga diberikan kesabaran dalam cintanya sampai ia berhak untuk mencintai dan dicintai olehnya.

Semoga Allah senantiasa membimbing dan menyertai setiap langkah-langkah kita. Amin….

14 Tanggapan to "Ketika Cinta Bertasbih_Novel Pembangun Jiwa"

aku udah baca yang pertama, yang kedua blum😀
udah dikeluar loh yang keduanya🙂

Amin Allahumma amin…Insya Allah..Saya hanya bisa ikut meng-amin-kan do’anya…🙂

Wassalam

Nice resume teh fatma. Barangkali perlu juga suatu saat saya baca buku2 novel ya. O ya, blog anda sudah saya link. Moga bisa bermanfaat bagi semua ya.

@ GRak
Ia yang kedua dah keluar, covernya warna hijau.
Insya Allah kl ada rezeki beli or pinjam ke teman kalo dah ada waktu buat bacanya.

@ Fakhrurrozy
Jazakallah aminnya

@ bey
Jazakallah atas linknya.

jadi pengen baca juga nih, mbak..
hmm, sebenernya hari ini rencananya mau ke toko buku buat beli buku kuliah..
tapiii.. ntar pura-pura nyasar ke bagian fiksi aaah.. hihi..

assalamu alaikum fatma, kaifa haaluk, barang siapa yang berharap kepada makhluq bersiap2 lah untuk kecewa, barang siapa berharap kepada Alloh yakinlah anda akan mendapat cinta-Nya

mmm cinta… jangan dulu.. ops

halo salam kenal Fatma:))

makasih sudah mampir ke blog ku
oya, tukeran link yuk..

trims🙂

kalo dah baca buku itu…jadi nyadar kalo sebenernya hanya Allah saja yg bener2 boleh ada di hati…tapi kalo udah cinta lain menghinggapi? bersabar….mukin jalan yg terbaik….sambil terus berdoa moga diberi jalan yg terbaik….
mba fatma salam kenal ya….blognya baguss euy….

Assalamu’alaikum…..kaifa haluk semuanya??
wah ane dah baca 2 jilid novel itu dari tahun kemaren…..waktu masih skul….
seneng banget deh ,denger mau di filmin….
jadi ga’sabar nih pengen cepet2 nonton !!!!

saya mau tanya casting ketika cinta bertasbih dimana tempatnya? tq

wah emang bagus artikel itu., aku dah baca… tapi kalo menurutku KCB1&2 itu agak fulgar menurutku… itu kalo dibandingkan dengan Ayat-ayat Cinta tentunya…

tapi eniwey, aku suka semangatnya Azzam, semangatnya menuntut ilmu membuat aku iri.

Maha suci Allah yg maha besar aku akan mecintai mu,eh di toko buku mana di semarang yg jual novel kcb

Assalam mualaikum..wah sungguh luar biasa novel kcb mnurt q novel ini begitu m’mbngun jiwa sama sprti n0vl aac..alurx jg sngt m’narik

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

RSS My New Blog – Fatmawiyah.web.id

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Arsip

Keep Fighting & Do The Best For your Life

Blog Stats

  • 75,365 hits
%d blogger menyukai ini: