Izz@tuN-NiS@

Allah Menguji pada Titik Terlemah Kita

Posted on: 15 Januari 2008

Allah Swt akan senantiasa menguji kita pada titik terlemah kita. Sampai kita berhasil memperbaiki kelemahan itu.

Diantara kita mungkin pernah mengalami suatu pemasalahan yang sama dalam waktu yang berbeda. Dan tak jarang diantara kita berkata, “Kok saya selalu dihadapkan oleh masalah yang sama sich, masalah ini terus, ga da beres-beresnya. Kapan saya bisa melewatinya….”

Selalu dihadapkan oleh masalah krisis ekonomi, hubungan dengan lawan jenis, sekolah/ kuliah yang tidak beres, hubungan dengan keluarga, dan masalah-masalah lainnya. Sepertinya tidak bijak kalau kita menyebut “masalah”, kita ganti dengan istilah cobaan/ujian karena pada hakikatnya itu datang dari Allah Swt, dan supaya pikiran kita tidak menangkap energi negatif dengan kata “masalah”. Nah itulah hidup, kita akan selalu dihadapkan pada ujian satu dan beralih pada ujian baru ketika satu ujian telah kita selesaikan dengan cara kita.

Seperti seorang murid yang mendapatkan ujian dari gurunya terhadap matapelajaran yang telah dia ajarkan. Murid tersebut akan lulus jika jawabannya benar dan sesuai dengan apa yang diharapkan oleh gurunya. Dan sebaliknya, jika tidak lulus, gurunya akan memberikan ujian perbaikan “her” agar bisa lulus dan naik kelas. Matapelajaran yang diujikan sama tapi mungkin soal-soalnya saja yang sedikit ada perbedaan.

Nah seperti itulah analogi ujian kehidupan yang diberikan Allah kepada kita. Allah Swt akan memberikan ujian yang sama kepada kita sampai kita benar-benar dianggap lulus oleh Allah Swt dan layak dinaikkan derajatnya. Kalau kita mau renungkan, itu adalah bentuk kasih sayang Allah Swt kepada kita. Seperti seorang guru yang sayang pada muridnya, ia bersedia memberikan kesempatan kedua agar muridnya lulus, tidak membiarkannya tertinggal. Tentunya kasih sayang Allah Swt jauh lebih besar terhadap hamba-Nya. Dia ingin, saat kita mendapat ujian yang lebih berat/besar lagi kita sudah siap dan akan melaluinya dengan baik pula. Dan tentunya kita tidak meninggalkan ujian yang nilainya buruk dihadapan Allah Swt.

Semua ujian darinya adalah untuk menguji tingkat keimanan kita sebagai makhluk-Nya. Apakah kita mampu bertahan dan melaluinya dengan cara terbaik dan sesuai dengan yang disyariatkan oleh-Nya. Tidak mengeluh dan berkeluh kesah. Seharusnya dengan ujian itu menjadikan kita lebih dekat kepada-Nya, memohon bantuan kepada-Nya karena Dia lah yang memberikan ujian dan Dia pulalah yang akan membantu kita menyelesaikannya.

Keyakinan kita akan kemampuan kita (dilandasi keyakinan kepada Allah) dalam menyelesaikan ujian akan sangat membantu kita untuk melalui semua ujian kehidupan ini. Karena “Allah Swt sesuai dengan prasangka hamba-Nya” dan Kita adalah apa yang kita pikirkan. Ada masalah/ujian/cobaan Insya Allah pasti ada solusinya. Ujian dari Allah, solusinya juga datang dari Allah. Tinggal kita saja mau atau tidak berusaha mencari solusi itu. Tidak berdiam diri menunggu sang solusi datang begitu saja!!!

Have a day full of smiles, good work and love!
Because Smile is the Melody of the Soul. Work is the Service of the Spirit and Love is the Gift of the heart.

18 Tanggapan to "Allah Menguji pada Titik Terlemah Kita"

Assalaamu’alaykum..
Alhamdulillah.. Shalli’alaa Muhammad.. saya baca postingan ini.. semoga setelah membaca postingan ini saya dan banyak orang yang juga ikut membaca segera bangkit dari keterpurukan, menatap ke horizon, tersenyum, membuat rencana-rencana dan segera bertindak.. Seolah-olah bersegera menuju panggung wisuda di mana di sana berdiri Sang Maha Rektor yang mewisuda orang-orang dengan banyak handicap, menyalami mereka dengan senyum serta pelukan hangat, dan bisikan “You’re welcome”, sebelum orang-orang itu sempat berterima kasih.. Aku hampir meneteskan air mata pas posting ini, tapi celakanya gengsiku terlalu tinggi.. Semoga Allah “menghukummu” dengan kesadaran yang lebih tinggi lagi, Neng Fatma..

olala. … jadi inget quote “kamu akan mendapat hikmah paling banyak di bidang yang paling tidak dikuasai bila kamu memutuskan untuk MEMPELAJARI-nya”.

Segala sesuatu memang ada hikmahnya, terlepas dari akan mengetahuinya atau tidak hikmah tersebut.

Semoga setiap ujian yang hadir dalam hidup kita, semakin menambah rasa keimanan dan penghambaan kepada-Nya, menambah rasa syukur dan usaha untuk semakin mengenal-Nya, mematangkan diri dan jiwa menjadi lebih baik dalam mengarungi samudera kehidupan dan sebuah bentuk pembersihan diri kita dari dosa-dosa yang pernah kita lakukan, supaya kelak menjadi hamba yang kembali dalam pangkuan ridho-Nya dan untuk kembali menyadarkan diri kita akan ke-Maha Besaran Allah SWT, dimana sesungguhnya diri kita itu lemah dan hanya Dia-lah satu-satunya tempat kembali dan bergantung semua makhluk…

bener banget , saya setuju
o iya saya mau ngundang buat baca puisi ini
makasih
http://realylife.wordpress.com/2007/12/27/aku-kecil-ya-allah/

hehe. ketemu juga nih teh fatma di dunia di luar kegiatan “teh,-share-file-nya-dunk”.πŸ˜€

hehehe, nice post. saya selalu percaya:

“Allah tahu yang terbaik untuk umat-Nya”

“tidak ada cobaan yang dikirimkan Allah yang di luar kemampuan hamba-Nya”

hehe.. dalilnya apa ya? lupa euy.

uhhmm… setuju juga ma commentnya teh fatma.

cintai Dia, niscaya dunia mencintai mu.
πŸ˜€

have a nice day!

jangan katakan pada Allah kalau kita memiliki masalah yang BESAR, tapi katakan pada masalah bahwa kita punya Allah yang MAHA BESAR

Tapi kita juga ndak boleh terlalu PeDe menganggap seluruh ujian yg datang ke kita bener2 merupakan ujian. Jangan2 itu hukuman/adzab, sebagaimanapun kecilnya. Untuk mengetahuinya, maka perlu kita pastikan bahwa kita ndak punya masalah yg serius dg Sang Maha Pemurah.

Btw, bukankah dengan ujian yang Allah berikan, kalau kita bersabar, Allah akan menghapuskan osa kecil kitaπŸ™‚

Assalamu’alaikum
ada 2 ujian kepada manusia:1)keimanan/ketauhidan 2?dunia
Manusia2 yg telah bersyhadatain,berarti sudah lolos ujian pertama.tetapi setelah itu banyak yg gagal di ujian kedua yaitu Dunia.
Allah akan menguji dengan sesuatu yg paling dicintai,sebagaimana para nabi dan rasul serta para ulama.

Jadi,hati-hati lah terhadap apa yg kita cintai,krena itu akan menjdai ujian bagi kita,apakah kita lebih mencintai allah dan rasulNya dibanding dunia seisinya?

http://www.triwahyucahyono.blogspot.com

Assalamu alaikum….wrwb
Dengerin end teliti semua comment rekan2 blog diatas
rasanya engga mau jalani kehidupan rumah tangga
hehehe….
salam sejahtera semua frend.!!!!

aku pikir ujian bagi kita otu merupakan tanda bukti betapa cintanya Allah pada kita… bagaimana tidak… Allah mencoba menguji kita dengan kadar ujian yang sama atau terkadnag juga sulit…. itu untuk membuktikan apakah masih tetap beribadah kepadaKU (Allah)

Kayaknya Indonesia ini gak lulus2 diuji ya mbak.
Krisis ekonomi belum selesai, utang2 belum lunas n malah nambah2. Bencana alam datang bertubi2.
Mari berdoa bersama demi keluarnya negeri ini dari ujian2 yang segudang ini.
Apakah ini azab? Allahu’alam.

aku tahu kalo begitu dimana titik lemahku
Ya Rabb, betapa bijaknya Engkau

semoga allah selalu bersama kita..
untuk menghadapi masalah, apalagi masalah dalam hidup kita. saya sarankan agar kita mengikuti jejak sahabat, ketika kita mendapatkan masalah kita selalu mengeluh, sebaiknya kita merubah pola pikir kita yang mungkin selama ini kita selalu berpkiran negatif terhadap masalah yang kita temui, maka kita rubah pola pikir kita menjadi pola pikir positif (positif thinkking). dan selalu bersabar, serta merasa bersyukur apa bila kita mendapatkan maslah, karena dengan masalah kita bisa meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada allah swt. dapat menambah pengalaman hidup kita dalam menghadapi berbagai maslah yang datang kepada kita……….

terimaksih… saya jadi sadar kalau ujian itu ternyata bentuk kasih sayang. saya jadi semakin termotivasi.. nice info gan..

Nice posting. but, saya yakin bahwa setiap yang datang dari Tuhan itu pasti baik adanya. Segala susuatu yang bersifat ujian ataupun cobaan, itu datangnya bukanlah datang dari Tuhan melainkan datangnya pasti dari Iblis atau syatan yang terkutuk Godaan pasti datang dari Iblis, bila bila manusia mau tergoda, yang namanya masalah atau problem bakalan muncul, tul kan. Mohon pencerahannya

all visit our blog at
neo-vivid.blogspot.com

thnx

maksih babnyak ya….setelah aku baca ini sedikit merasa tenang…:-)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

RSS My New Blog – Fatmawiyah.web.id

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Arsip

Keep Fighting & Do The Best For your Life

Blog Stats

  • 75,365 hits
%d blogger menyukai ini: