Izz@tuN-NiS@

Archive for the ‘Manajemen Diri’ Category

Tanpa kita sadari, terkadang bahkan sering mencarikambing hitam” atas kegagalan yang kita alami. Penyakit inilah yang akan membedakan antara orang yang labil dan orang yang memiliki pendirian yang kuat. Orang yang lebih sukses, memiliki kecenderungan lebih sedikit untuk mencari “kambing hitam” kegagalan. Selalu ada alasan untuk tidak melakukan sesuatu. Orang yang tidak memiliki kemajuan dan tidak mempunyai rencana untuk mencapai suatu hasil, selalu mempunyai banyak alasan untuk menjelaskan sebabnya. Orang dengan prestasi biasa-biasa saja cepat nmenjelaskan mengapa mereka tidak dapat, tidak pernah, tidak sanggup dan mengapa sekarang tidak berhasil.
Baca entri selengkapnya »

“Rihlatul Wujud (Perjalanan Diri)” karya Ust. Husni M. Al-Banjari adalah sebuah buku mengenai sebuah renungan serius tentang Dari Mana Kita Datang?; Untuk Apa Kita Dicipta? dan Ke mana kita sedang Menuju.
Berikut ini adalah tulisan di bab terakhir yang merupakan kesimpulan dari buku tersebut. Semoga memberikan inspirasi bagi kita dalam memaknai hidup dan kehidupan kita.
Kadang-kadang kita sebagai muslim harus malu oleh  sikap dan pendapat orang-orang non-muslim. Mereka tidak mengenal ajaran-ajaran Islam, tetapi sepertinya lebih bisa memaknai hidup ketimbang orang Islam sendiri. Berikut adalah penmdapat beberapa pakar soal makna hidup, tentu untuk kita renungkan bersama.

“Hidup adalah salah satu kesalahan yang berkesinambungan dimana kita belajar menjadi sempurna.” (Billi Lim)
“Tragedi paling dahsyat bukanlah mati muda, tetapi hidup hingga 75 tahun masih belum merasa hidup dalam arti yang sebenarnya.” (Marhin Luther King)
Baca entri selengkapnya »

Dalam buku “Rihlatul Wujud (Perjalanan Diri)” karya Ust. Husni M. Al-Banjari dalam Bab Tugas Apa Gerangan, Mengapa Kita Dicipta? memberikan wacana berpikir tentang hakikat manusia diciptakan adalah untuk beribadah kepada Alah SWT. Namun, ibadah pengertiannya amat luas. Bukan hanya menjalankan rukun Islam secara ritual-formal, tetapi seluruh aktivitas, mulai bangun tidur hingga bangun tidur lagi, adalah ibadah. Terlebih doa kita yang menginginkan hidup di dunia hasanah (baik) dan di akhirat hasanah pula, maka hendaknya kita bertanya seperti apa ibadah dalam kehidupan hasanah itu.

Berikut ini adalah salah satu perenungan tentang hidup sebagai “ibadah-hasanah” (hidup hasanah dalam beribadah, atau ibadah dalam hidup hasanah); ibadah dalam ketumaninahan atau kemapanan dukungan finansial.
Baca entri selengkapnya »

Pernahkah kita merasa atau berfikir bahwa waktu yang kita kita miliki terasa begitu sempit/ singkat sehingga kita tidak punya cukup waktu untuk melakukan semua yang ingin atau seharusnya kita lakukan?

Jawabannya tentu saja “Iya”. Jawaban itu akan dijawab oleh seseorang yang memiliki banyak impian dan cita-cita dalam hidupnya tetapi ia tidak memiliki kemampuan mengelola waktunya dengan baik. Bagi yang menjawab “Tidak”, Insya Allah orang tersebut mampu mengelola waktunya dengan baik dan memiliki prioritas dalam hidup. Jawaban “Tidak” juga bisa dijawab oleh pengangguran, yang tidak punya keinginan, cita-cita, malas sehingga merasa waktunya begitu panjang. (Naudzubilahi mindzalik).

Baca entri selengkapnya »

Sepanjang kita masih diberi kesempatan oleh Sang Khalik untuk hidup di dunia ini, tak ada kata henti untuk belajar, menuntut ilmu sebanyak-banyaknya yang bermanfaat untuk diri kita, orang2 dan lingkungan sekitar kita, bangsa dan juga untuk agama. Karena ilmu Allah itu Maha Luas. So kita semua harus semangat dalam mencari ilmu sesuai dengan bakat dan minat kita. Untuk ilmu agama ya… wajib alias fardhu ain kita pelajari. Untuk ilmu-ilmu yang sifatnya keduniawian kita pilih mana yang sesuai bakat dan minat kita. ya… tentunya harus dibuat perencanaan hidup kita ke depan, pengen jadi apa dan ingin berkontribusi dalam bidang apa nantinya. (Wah ini nasehat dari sahabat fatma waktu bingung menentukan pilihan 🙂

Baca entri selengkapnya »

Berikut ini adalah tips-tips untuk mengembangkan sikap dinamis, kreatif dan inovatif:

1.  Bawalah alat perekam di saku Anda, baik kertas, buku kecil atau tape recorder agar dapat segera merekam gagasan yang muncul.
2.  Amatilah sesuatu yang Anda kenal selama 5 menit, temukan sesuatu manfaat yang baru.
3.  Jangan menunggu sampai menjelang batas waktu untuk mulai memikirkan suatu masalah.
Baca entri selengkapnya »

Pada bagian 1 dijelaskan mengenai ciri-ciri orang yang dinamis, kreatif, dan inovatif yang ditinjau dari aspek kecerdasan emosional. Berikut ini ditinjau dari aspek kecerdasan intelektualnya:

1.  BERPIKIR LANCAR; mengajukan banyak pertanyaan, jawaban dan gagasan.
2.  BERPIKIR LUWES; menghasilkan gagasan, jawaban, atau pertanyaan yang berangkat dari fleksibilitas konsep dan sudut pandang yang berbeda.
3.  BERPIKIR ORISINAL; mampu melahirkan ungkapan, gagasan baru yang unik, yang tidak lazim dipikirkan orang.
Baca entri selengkapnya »


Kategori

RSS My New Blog – Fatmawiyah.web.id

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Arsip

Keep Fighting & Do The Best For your Life

Blog Stats

  • 79,825 hits